63
14980

Matras Pillow Top, Plush Top dan Euro Top, Apa sih Bedanya?

Jadi, tren inovasi dunia Bedding semakin menjanjikan karena sekarang orang sudah bebas menentukan pilihan tempat tidur sesuai tingkat kenyamanan, satu dekade setelah abad 21 ini, semakin marak penggunaan tipe Matras jenis Pillow Top, Plush Top dan Euro Top, trus dimana bedanya?

Seperti yang diduga, antara Pillow Top, Plush Top dan Euro Top itu bukanlah istilah Indonesia, jadi kami sendiri kurang paham seperti apa kalo diartikan. Tapi secara istilah sederhana, ketigannya sama-sama memiliki lapisan tambahan pada struktur matras utama.

Pillow Top, Plush Top dan Euro Top ini hanya ada di tipe Spring bed, jadi untuk kasur tipe murah yang terbuat dari busa dan pasaran di Indonesia, hal ini tidak berlaku, meskipun sekarang ada juga yang sudah portabel.

Oke, Inilah bedanya antara Pillow Top, Plush Top dan Euro Top, dengan tambahan Spring Bed Konvensional

Spring Bed Konvensional

Umumnya Springbed tipe ini merupakan jenis yang paling mudah dan sering ditemui, strukturnya pun jelas dan tingkat kekerasan yang bisa dipilih. Umumnya tipe ini cuma sekedar nyaman saja karena tidak mampu mendukung setiap lekuk tubuh secara pas.

Disebutkan juga kalo spring bed tipe ini sering disebut solid atau keras, paling mudah ditoleransi bagi yang tidurnya selalu telentang.

Plush Top

Lebih lembut sedikit, ada Plush Top yang tingkat kekerasannya medium, ada beberapa tipe Plush Top, yang pertama adalah berbentuk Matras yang keras namun memiliki lapisan quilt/pad khusus pada 1/4 bagian atas.

Yang kedua, sama seperti bentuk konvensional namun menggunakan lapisan busa/latex lembut pada struktur dalam tempat pegas dan koil diletakkan, selanjutnya dibalut penutup matras yang rapi dan dijahit permanen.

Plush Top jelas lebih fleksibel dan nyaman, cocok untuk semua posisi tidur, mau itu telentang, tengkurap, nyamping dan lainnya.

Pillow Top

Yang ini lebih lembut dan empuk dibanding Plush Top, untuk Pillow Top, sesuai namanya seperti tidur diatas tumpukan bantal, sehingga sangat empuk dan nyaman.

Namun sayangnya tidak semua orang suka yang terlalu empuk, maka dari itu Pillow Top juga punya tingkat kekerasan yang berbeda-beda, dari medium hingga soft, tergantung dari isiannya.

Desain Pillow Top umumnya adalah terdapat lapisan berupa bantalan tambahan yang menonjol diatas matrass dan dijahit tertutup, umumnya lapisan bantalan ini bisa berupa busa, lateks, fiber, sintetis lain seperti Poliester, katun hingga bulu yang memberikan sensasi paling lembut layaknya tidur di awan.

Bagian antara matras dan lapisan bantalan tambahan ini terlihat seperti terpisah, namun sebenernya dijahit permanen supaya tetap ditempat.

Euro Top

Euro Top sebenernya hampir sama dengan Pillow Top karena terasa begitu empuk karena lapisan bantalan tambahan diatas, namun dibedakan dari desain dan strukturnya saja.

Bila Lapisan bantalan tambahan di Pillow top terlihat terpisah, maka di Euro Top terlihat tidak terpisah, atau dijahit segaris dengan sisi dan sudut matras, sehingga memberikan penampilan yang rapi. Lapisan paling atas ini bisa berisi busa, lateks, fiber, sintetis lain seperti Poliester, katun hingga bulu.

Jadi, baik itu Pillow Top dan Euro Top didesain bagi yang menginginkan adanya lapisan tambahan pada bagian atas matras

Oke, sekarang sudah paham kan apa perbedaan dari Pillow Top, Plush Top dan Euro Top. Bila ada kesalahan silahkan dikoreksi.

Sebenernya banyak yang sering menyamakan antara Plush Top dan Pillow Top, mungkin karena memang arti harfiahnya mengacu ke makna yang sama, dan juga tidak ada bentuk baku mengenai struktur maupun bentuk khusus dari masing-masing tipe.

Semoga Bermanfaat – gambar via google.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply