5
1162

Review Hotel: FaveHotel Solo – Adisucipto dan Solo Baru

Beberapa waktu lalu kami berkesempatan untuk menginap di salah satu hotel budget berbintang, yakni FaveHotel yang memang merupakan hotel termurah di jaringan Hotel Archipelago, ratingnya setingkat dibawah Neo Hotel.

Review Hotel: FaveHotel Solo - Adisucipto dan Solo Baru b

Biasanya FaveHotel ini memiliki kelas Bintang 2 atau 3, tapi bila di Solo, baik itu Adi Sucipto maupun Solo Baru, semuanya Bintang 2, keduanya sama-sama punya lokasi yang sangat strategis, khususnya di Solo Baru.

Kami menginap di Hotel ini karena kebetulan ada pekerjaan dan event, total menginap 1 hari di Adi Sucipto, dan 2 Hari di Solo Baru

Review Hotel: FaveHotel Solo - Adisucipto dan Solo Baru 5

Jalan masuk parkiran di kedua Hotel sama-sama satu jalan, parkiran dibawah dengan dua tingkat, yang atas untuk mobil, dan dibawah untuk mobil dan motor, lift tersedia di parkir tingkat atas, sedangkan dibawahnya tidak ada.

FaveHotel di Solo punya rentang harga normal antara 175 – 250 ribu di hari biasa, murah bila memboking lewat website resminya, namun kadang bisa lebih murah lagi bila membooking melalui website pihak ketiga.

Review Hotel: FaveHotel Solo - Adisucipto dan Solo Baru b

Tempat penyimpanan yang bukan sekedar pajangan

Sudah tiga kali menginap disini dan proses cek-in cek-out sangat cepat, langsung mendapat kunci dan password wi-fi. Lift yang digunakan tanpa kartu akses jadi siapapun bisa menggunakan lift. Kartu kunci di tap di atas gagang pintu, dan dari dalam ada pengunci pintu tambahan dengan rantai.

Selanjutnya saat masuk kamar, impresi pertama adalah lantai ubin yang dingin, kamar yang tidak lapang dan pemandangan yang bagus. Ubin dingin karena AC, kamar yang sempit tapi bisa ditoleransi karena tarif yang murah, jadi tidak perlu dikeluhkan.

Review Hotel: FaveHotel Solo - Adisucipto dan Solo Baru g

Tidak ada jendela terbuka disini, namun satu sisi kamar menggunakan semua permukaan kaca, tidak seperti hotel lainnya di kelas budget yang pelit pemandangan. Sehingga, kami sarankan untuk memilih yang lantai atas sehingga seluruh kota akan terlihat jelas.

Untuk kamar mandi, FaveHotel Adi Sucipto cukup berbeda dengan Solo Baru, di FaveHotel Solo Baru tidak ada penutup antara tempat shower dan wastafel, jadi ketika selesai mandi, seluruh ruangan akan becek. Beda dengan di Adi Sucipto Solo yang menggunakan tirai dan pembatas bawah.

Review Hotel: FaveHotel Solo - Adisucipto dan Solo Baru d

Amenitis sudah standar, untuk di Fave Adi Sucipto, ada sebuah sikat dan pasta gigi, shower cap dan cotton bud. Di Fave Solo Baru, minus cotton bud. Sabun yang digunakan tipe 3-in-1, yakni Sabun, Shampoo dan kondisioner, saya gak berani makai ini sebagai Shampoo untuk kali kedua, kasian rambutnya jadi kering dan rusak.

Kualitas Wi-fi Internet di kedua FaveHotel sangat jempolan, selalu cepat setiap saat, kecepatan unduh sangat jarang turun dibawah 1MBps, mantap sekali.

Review Hotel: FaveHotel Solo - Adisucipto dan Solo Baru a

Pembahasan terakhir adalah bedding, tempat tidur dengan penampilan yang rapi, untuk single bed berukuran 180 x 200, sedangkan untuk twin, masing-masing berukuran 90 x 200.

Yang digunakan adalah sprei 100% katun tipe flat dengan duvet, sesuai dengan yang diiklankan. Thread count tinggi dengan kehalusan yang tidak perlu diragukan, sangat cocok di ruangan dingin ber-AC. Yang dipakai adalah merek Serta, baik itu mattrass, sprei hingga duvet.

Bantalnya besar dengan kekerasan medium, namun tiga kamar yang kami inapi, semua isian sudah menggumpal jadi di posisi tertentu terasa kurang nyaman. Untuk bantal kecil pink, kami langsung singkirkan saja.

Review Hotel: FaveHotel Solo - Adisucipto dan Solo Baru k

Inner Duvet memang sangat tipis, kurang lebih setara dengan Ikea Myskgrs tapi kami sendiri tidak tau mereknya apa. Baik itu sprei dan sarung duvet menggunakan motif garis warna putih.

Sayangnya adalah, tiga kali menginap disana dengan tiga ruangan berbeda, sprei dan duvet, bahkan sarung bantal menemui banyak noda hingga bekas coretan, kami harap pihak Fave tidak lagi menggunakan alat bedding yang sudah terlalu banyak noda atau coretan, karena ini akan mengurangi estetika.

Kesimpulannya, untuk tempat singgah saja, sendiri atau berdua maka lumayan memuaskan, kenyamanan dan kualitas tidur juga baik. Bagi yang muslim, ada mushola di lantai 2, atau petunjuk arah kiblat pada tiap kamar. Recommended.

Semoga bermanfaat.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply